Sistem Penyiraman Tanaman Otomatis Menggunakan Logika Fuzzy Berbasis Sensor Kelembapan Tanah dan Prediksi Hujan

Authors

  • Andrean Dwi Sahara Universitas Binaniaga Indonesia Author
  • Farhan Zayid Universitas Binaniaga Indonesia Author

DOI:

https://doi.org/10.36350/jskom.v2i1.76

Keywords:

Internet of Things,, Logika Fuzzy, Penyiraman Otomatis, Kelembapan Tanah, Prediksi Hujan

Abstract

Tingginya konsumsi air dalam kegiatan pertanian sering disebabkan oleh metode penyiraman manual yang tidak memperhatikan kondisi kelembapan 
tanah dan prediksi hujan. Penelitian ini bertujuan merancang sistem penyiraman otomatis berbasis sensor kelembapan tanah dan prediksi hujan 
menggunakan logika fuzzy untuk mengatur aliran air berdasarkan kondisi lingkungan aktual. Sistem menggunakan mikrokontroler ESP32, sensor 
kelembapan tanah kapasitif, relay 5V, dan pompa air mini. Data prediksi hujan diperoleh dari API OpenWeatherMap, sedangkan aplikasi Blynk 
digunakan sebagai antarmuka pemantauan. Metode penelitian yang digunakan adalah Research and Development (R&D) dengan pengujian 
fungsionalitas, akurasi, dan efisiensi air. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sensor kelembapan memiliki akurasi sebesar 90%, sistem mampu 
menghemat air sebesar 13,33% dibandingkan metode manual, serta seluruh fungsi sistem berjalan dengan tingkat keberhasilan 100%. Evaluasi 
pengguna menunjukkan skor rata-rata 4,3 dengan kategori sangat layak. Dengan demikian, sistem penyiraman otomatis berbasis IoT menggunakan 
logika fuzzy terbukti efisien, akurat, dan layak digunakan untuk mendukung pertanian modern berkelanjutan. 

Downloads

Download data is not yet available.

References

[1] T. N. Ananna and M. Saifuzzaman, “Introduction to Internet of Things,” Stud. Comput. Intell., vol. 1169, pp. 1–49, 2024, doi: 10.1007/978-981-97-5624-7_1.

[2] A. Morchid, R. Jebabra, H. M. Khalid, R. El Alami, H. Qjidaa, and M. Ouazzani Jamil, “IoT-based smart irrigation management system to enhance agricultural water security using embedded systems, telemetry data, and cloud computing,” Results Eng., vol. 23, no. July, p. 102829, 2024, doi: 10.1016/j.rineng.2024.102829.

[3] A. Saelan, Logika Fuzzy, vol. 1, no. 13508029. 2009.

[4] N. Effendi, W. Ramadhani, and F. Farida, “Perancangan Sistem Penyiraman Tanaman Otomatis Menggunakan Sensor Kelembapan Tanah Berbasis IoT,” J. CoSciTech (Computer Sci. Inf. Technol., vol. 3, no. 2, pp. 91–98, 2022, doi: 10.37859/coscitech.v3i2.3923.

[5] A. I. Rabbika et al., “Rancang Bangun Sistem Controlling Penyiraman Tanaman Kangkung Berbasis Internet of Things,” J. Indones. Manaj. Inform. dan Komun., vol. 4, no. 1, pp. 373–380, 2023, doi: 10.35870/jimik.v4i1.213.

[6] B. Nsoh et al., “Internet of Things-Based Automated Solutions Utilizing Machine Learning for Smart and Real-Time Irrigation Management: A Review,” Sensors, vol. 24, no. 23, 2024, doi: 10.3390/s24237480.

[7] Sugiyono, Metodologi Penelitian Kuantitatif, Kualitatif dan R & D. 2020.

Downloads

Published

2026-03-31

Issue

Section

Articles

How to Cite

Sistem Penyiraman Tanaman Otomatis Menggunakan Logika Fuzzy Berbasis Sensor Kelembapan Tanah dan Prediksi Hujan. (2026). Jurnal SAINTEKOM (Sains Dan Teknologi Komputasi), 2(1), 1-13. https://doi.org/10.36350/jskom.v2i1.76