Pengaruh Kesadaran Generasi Z dan Sosialisasi Perpajakan Terhadap Kepatuhan Pajak
DOI:
https://doi.org/10.33062/jkf.v2i2.88Kata Kunci:
Kesadaran Generasi Z, Sosialisasi Perpajakan, Kepatuhan Pajak, Generasi Z, BogorAbstrak
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kesadaran Generasi Z dan sosialisasi perpajakan terhadap kepatuhan pajak di Kota Bogor. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada masih rendahnya tingkat kepatuhan pajak di Indonesia yang salah satunya disebabkan oleh rendahnya kesadaran pajak di kalangan generasi muda, serta efektivitas sosialisasi perpajakan yang belum optimal. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Data dikumpulkan melalui penyebaran kuesioner kepada responden Generasi Z di Kota Bogor yang telah memiliki pemahaman dasar mengenai perpajakan. Analisis data dilakukan menggunakan regresi linier berganda dengan bantuan perangkat lunak IBM SPSS versi 20.
Referensi
Alm, J., & Torgler, B. (2020). Culture differences and tax morale in the United States and Europe. Journal of Economic Behavior & Organization, 171(1), 223–243.
Devos, K. (2019). Factors influencing individual taxpayer compliance behaviour. Springer Nature.
Direktorat Jenderal Pajak. (2021). Gerakan SAJAK (Sadar Pajak): Strategi peningkatan kesadaran pajak generasi muda. Jakarta: Kementerian Keuangan RI.
Direktorat Jenderal Pajak. (2023). Laporan Kinerja Direktorat Jenderal Pajak Tahun 2023. Jakarta: Kementerian Keuangan Republik Indonesia.
Gangl, K., Hofmann, E., & Kirchler, E. (2015). Tax authorities’ interaction with taxpayers: A conception of Compliance in social dilemmas by power and trust. New Ideas in Psychology, 37(1), 13–23. Hammar, H., & Jagers, S. C. (2019). Can trust in politicians explain tax compliance? Journal of Behavioral and Experimental Economics, 79, 45–55.
Handayani, S., & Supriyati, E. (2022). Sosialisasi perpajakan berbasis digital terhadap peningkatan kepatuhan wajib pajak generasi muda. Jurnal Akuntansi dan Perpajakan Indonesia, 7(2), 101–115.
Haryanto, D. (2021). Strategi komunikasi pajak dalam membangun kesadaran wajib pajak di era digital. Jurnal Ilmu Komunikasi, 9(1), 23–34.
Inasius, F. (2019). Tax morale and compliance behavior: Evidence from Indonesia. International Journal of Sociology and Social Policy, 39(1), 75–90.
Jackson, B. R., & McKee, M. (2019). A study of the relationship between tax professionals and the IRS: Evidence from behavioral research. The Accounting Review, 94(3), 103–128.
Kleven, H. J., Knudsen, M. B., Kreiner, C. T., Pedersen, S., & Saez, E. (2016). Unwilling or unable to cheat?
Evidence from a randomized tax audit experiment in Denmark. Econometrica, 79(3), 651–692. Kurniawati, R., & Nugroho, T. (2020). Efektivitas sosialisasi perpajakan dalam meningkatkan kepatuhan wajib pajak UMKM. Jurnal Ekonomi dan Kebijakan Publik, 11(2), 87–99.
Kusumawardani, D. (2021). Kesadaran pajak dan kepatuhan wajib pajak orang pribadi di Indonesia. Jurnal Perpajakan dan Akuntansi, 5(1), 55–67.
Lomsadze, K. (2024). Moral determinants of tax compliance across cultures. International Review of Public Finance, 14(1), 1–18.
Mas’ud, M., Manaf, N. A., & Saad, N. (2015). Testing assumptions of the slippery slope framework in Nigeria. eJournal of Tax Research, 13(3), 499–513.
Muehlbacher, S., & Kirchler, E. (2019). Tax compliance by trust and power of authorities. International Economic Journal, 33(1), 41–57.
OECD. (2021). Revenue Statistics in Asian and Pacific Economies 2021. Paris: OECD Publishing. OECD. (2022). Tax Administration 2022: Comparative Information on OECD and Other Advanced and Emerging Economies. Paris: OECD Publishing.
Priantara, D. (2017). Perpajakan Indonesia: Konsep dan Implementasi. Jakarta: Mitra Wacana Media. Putri, R., & Supramono, M. (2021). Edukasi pajak dalam kurikulum pendidikan tinggi dan implikasinya terhadap kesadaran pajak generasi muda. Jurnal Pendidikan dan Ekonomi, 6(2), 112–126.
Rachmawati, D., & Setiawan, I. (2020). Analisis kesadaran pajak dalam mendorong kepatuhan wajib pajak di Indonesia. Jurnal Ekonomi dan Kebijakan Fiskal, 8(1), 45–60.
Safri Nurmanto, & Rahayu, S. K. (2016). Perpajakan: Konsep dan Aspek Formal. Bandung: Refika Aditama.
Slemrod, J. (2019). Tax compliance and enforcement economics. Journal of Economic Literature, 57(4), 904–954.
Supriyadi, D., & Yustisia, F. (2020). Peran sosialisasi perpajakan dalam meningkatkan kesadaran dan kepatuhan wajib pajak. Jurnal Administrasi dan Kebijakan Publik, 7(3), 155–167.
Suriani, N., Risnita, & Jailani, M. S. (2023). Konsep Populasi dan Sampling Serta Pemilihan Partisipan Ditinjau Dari Penelitian Ilmiah Pendidikan. IHSAN: Jurnal Pendidikan Islam, 1(2), 24-36.
Torgler, B. (2020). Tax compliance and morale: A theoretical and empirical analysis. Cheltenham: Edward Elgar Publishing.
Torgler, B., & Schaffner, M. (2017). Tax compliance and social responsibility: An experimental analysis. Public Finance Review, 45(1), 56–81.
Torgler, B., & Schneider, F. (2015). Shadow economy, tax morale, governance, and institutional quality: A panel analysis. Journal of Economic Psychology, 39(1), 11–26.
Wenzel, M. (2017). The social side of sanctions: Personal and social norms as moderators of deterrence. Law and Human Behavior, 41(1), 44–57.
Wicaksono, A., & Rizaldi, M. (2021). Building public trust to improve tax compliance in developing countries. Indonesian Journal of Fiscal Studies, 3(2), 89–104.
Wulan, N., & Furqon, M. (2024). Analisis kepatuhan pajak generasi Z di era digital: Tantangan dan strategi peningkatan kesadaran. Jurnal Riset Perpajakan Indonesia, 9(1), 65–83.
Zikrulloh, M. (2023). Digitalisasi layanan pajak dan dampaknya terhadap kesadaran wajib pajak generasi muda. Jurnal Teknologi dan Kebijakan Fiskal, 5(2), 77–91.
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 Jurnal KREATIF (Kajian Riset Ekonomi & Bisnis Inovatif)

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.








